Trinityordnance.com – Menjelang final Piala Liga Inggris 2025/2026 yang akan digelar pada Minggu (22/3) di Stadion Wembley, London, pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengungkapkan bahwa hubungannya dengan mantan atasannya di Manchester City, Josep “Pep” Guardiola, tidak seakrab dahulu. Arteta menyatakan bahwa keduanya kini terpisah oleh jarak, masing-masing mengelola klub yang berbeda.
Selama tiga tahun menjalani kerjasama di Manchester City, Arteta menjalani peran sebagai asisten pelatih Guardiola, dan selama waktu tersebut, mereka sukses meraih beberapa gelar, termasuk dua trofi Liga Inggris. Namun, Arteta mengaku bahwa mereka hampir tidak pernah bertemu di luar urusan profesional, yang berpengaruh pada hubungan mereka saat ini.
Meski demikian, Arteta tidak melupakan kenangan dan pengaruh positif yang pernah diberikan Guardiola dalam perjalanan kariernya. Dia menegaskan bahwa meski terpisah, rasa hormat dan pengagumannya terhadap Guardiola tetap utuh. “Apa yang saya rasakan terhadapnya tidak akan pernah berubah, dia memberikan inspirasi dalam karier saya,” ujarnya.
Arteta juga menjelaskan bahwa pertandingan melawan Manchester City di final Piala Liga Inggris bukanlah sekedar pertempuran pribadi antara dirinya dan Guardiola. Dia menekankan pentingnya kolektivitas tim dalam meraih kemenangan. Arsenal berharap untuk meraih trofi Piala Liga Inggris ketiga sepanjang sejarah mereka, setelah sebelumnya berhasil mengangkatnya pada musim 1986/1987 dan 1992/1993. Di sisi lain, Manchester City sedang berusaha untuk menambah koleksi gelar mereka, setelah terakhir kali mendapatkan trofi ini pada musim 2020/2021.