Trinityordnance.com – Kementerian Pekerjaan Umum berencana membangun 56 Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dan merehabilitasi sarana irigasi di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, dengan total anggaran mencapai Rp101 miliar pada tahun 2026. Proyek ini bertujuan untuk mendukung pengembangan potensi pertanian di wilayah tersebut.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek di Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya. Dalam kesempatan tersebut, ia menyatakan keyakinannya terhadap potensi pertanian di Kuansing yang dinilai sangat besar dan masih bisa ditingkatkan melalui pembangunan infrastruktur.
Dody berharap dengan adanya proyek ini, hasil pertanian di daerah tersebut dapat meningkat dan Kuansing mampu mencapai kemandirian pangan. Saat ini, proses lelang untuk proyek JIAT dan rehabilitasi irigasi sedang berlangsung, menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pelaksana Tugas Bupati Kuansing, Muklisin, menambahkan bahwa pembangunan ini mencakup 56 titik irigasi yang tersebar di sebelas kecamatan. Ia menjelaskan bahwa dana untuk pembangunan ini sepenuhnya bersumber dari APBN dan terus mengusulkan anggaran lebih kepada pusat untuk mendukung kebutuhan daerah.
Proyek ini merupakan kelanjutan dari bantuan yang diterima Kuansing pada tahun 2025, di mana terdapat pembangunan tujuh titik rehabilitasi irigasi dan 39 titik JIAT di seluruh kecamatan. Dengan adanya dukungan infrastruktur irigasi yang lebih baik, diharapkan pertanian di Kuansing dapat berkembang lebih optimal dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas.