Kolaborasi ESDM dan Pemda Atasi Penyaluran BBM saat El Nino

[original_title]

Trinityordnance.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan upaya mitigasi tantangan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di tengah fenomena El Nino. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah, menegaskan bahwa antrean pembelian BBM di berbagai daerah bukan akibat kelangkaan stok, melainkan terhambatnya distribusi akibat El Nino.

Fenomena cuaca ini menyebabkan sungai-sungai surut dan mengering, sehingga pengiriman BBM yang biasa dilakukan melalui kapal terganggu. Sebagai alternatif, distribusi saat ini dilakukan dengan menggunakan truk tangki yang memiliki kapasitas lebih kecil dibandingkan kapal. Laode menekankan bahwa panjang antrean lebih disebabkan oleh penyesuaian metode distribusi daripada masalah pasokan.

Laode juga menambahkan bahwa ESDM telah menerapkan strategi ‘hunting’ untuk mencari negara-negara dengan stok BBM berlebih, guna menjaga ketahanan pasokan nasional. Metode ini diadopsi setelah gagal mendapatkan peserta lelang dalam pengadaan BBM, yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah. Meskipun metode ini berpotensi menjadikan harga BBM lebih tinggi, Laode optimis bahwa langkah ini dapat menjamin pasokan BBM untuk 18 hingga 20 hari ke depan.

Dengan adanya keterbatasan distribusi, ESDM tetap berupaya untuk memastikan ketersediaan BBM di tengah tantangan yang ada. Laode mengingatkan masyarakat bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi kondisi yang ada, demi kelancaran pasokan BBM di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Kenaikan HET Beras Medium Dinilai Picu Semangat Pasar oleh Pakar Unsoed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *