Kemenhub Awasi Penanganan Insiden KMP Batumandi di Merak Banten

[original_title]

Trinityordnance.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memantau penanganan insiden kebakaran dan tenggelamnya KMP Batumandi di perairan Pelabuhan Merak, Banten. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry, PT Jasa Raharja, dan instansi terkait untuk memastikan hak-hak penumpang yang terdampak serta pemenuhan klaim asuransi.

Insiden ini terjadi pada Selasa, 20 Oktober 2026, saat kapal sedang berada di alur masuk penyeberangan Merak. Dudy segera meninjau lokasi untuk memastikan keselamatan penumpang dan proses evakuasi. Sebanyak 420 penumpang berhasil dievakuasi, dan penanganan medis dilakukan bersamaan dengan pendataan kerugian oleh pihak berwenang.

Kemenhub menekankan pentingnya pendataan yang cermat agar penumpang mendapatkan kejelasan mengenai klaim yang bisa diajukan. Proses lanjutan meliputi asesmen teknis terhadap posisi KMP Batumandi untuk menyiapkan langkah penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan operasi salvage.

Sementara itu, pengamanan perairan menjadi prioritas untuk menghindari risiko bagi kapal-kapal lain dan aktivitas nelayan di sekitar lokasi. Pemasangan buoy penanda lokasi kapal tenggelam dijadwalkan agar kapal yang beroperasi di area tersebut mendapatkan peringatan yang tepat.

Kemenhub juga memastikan operasional penyeberangan Merak-Bakauheni tidak terganggu. Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi terkait jadwal penyeberangan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Dudy menegaskan bahwa keselamatan pelayaran akan selalu menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden ini.

Baca Juga  Banjir Kali CBL Bekasi Rendam Jalan Kedung Pengawas Babelan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *