Komisi VII: Pakan Lokal Harus Dikelola untuk Daya Saing

[original_title]

Trinityordnance.com – Industri pakan ternak menjadi fokus perhatian dalam upaya mencapai swasembada pangan di Indonesia, terutama menurut Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim. Dalam pernyataannya di Lampung Selatan pada hari Jumat, Chusnunia menekankan pentingnya pengelolaan bahan baku lokal untuk meningkatkan daya saing industri.

Dengan meningkatnya kebutuhan pakan ternak, perusahaan sebagai offtaker diharapkan mampu menunjang hilirisasi komoditas lokal. Provinsi Lampung, yang memiliki potensi pertanian yang tinggi, diharapkan memperkuat industri pakan guna mendukung kebijakan pemerintah terkait kemandirian pangan.

Chusnunia juga menyatakan komitmennya untuk mendorong program Desa Industri yang bertujuan memastikan industri pakan memiliki daya saing. Ia menyebutkan bahwa permasalahan utama yang dihadapi adalah ketersediaan bahan baku, dan pihaknya berupaya memaksimalkan penggunaan bahan baku lokal, yang saat ini sudah mencapai 50 persen pada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

Meskipun industri pakan lokal telah menggunakan bahan baku lokal, Chusnunia mengingatkan agar pelaku usaha tetap waspada terhadap penggunaan bahan baku impor yang dapat merugikan pelaku UKM. Menurutnya, harga pakan yang terjaga sangat berpengaruh dalam mencegah kenaikan harga pangan yang dapat merugikan masyarakat dan pelaku usaha.

Anwar Tandiono, Vice President Head Of Feed Operations Sumatera di PT Japfa Comfeed, juga menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menggunakan bahan baku dari petani lokal. Dengan larangan impor jagung, harga jagung lokal pun terjaga, sehingga mendukung kesejahteraan petani dan efisiensi operasional perusahaan. Anwar mengungkapkan bahwa pengelolaan bahan baku lokal memudahkan proses penyimpanan dan distribusi pakan ternak.

Baca Juga  PERADI SAI Sebut RUU KUHAP sebagai Kemajuan dengan Pengawasan Kuat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *