Trinityordnance.com – Adaptasi live action dari anime semakin mendapatkan perhatian, baik positif maupun negatif. Namun, beberapa judul berhasil membuktikan bahwa kualitas produksi dan kesetiaan terhadap sumber aslinya dapat membawa hasil yang memuaskan. Salah satu contoh paling berhasil adalah “One Piece,” yang telah berhasil menghidupkan petualangan Luffy dan kawan-kawannya dengan cara yang mengesankan.
Tahun-tahun terakhir menunjukkan peningkatan jumlah adaptasi live action yang berhasil, membuka peluang bagi banyak judul lain untuk mengikuti jejak sukses. Dalam hal ini, “Avatar: The Last Airbender,” meski bukan anime Jepang, akan tersedia di Netflix mulai 22 Februari 2024. Serial ini mengikuti perjalanan Aang yang berusaha menghentikan ambisi Negara Api dan mendapatkan antusiasme dari penggemar.
Sementara itu, “One Piece” karya Netflix dirilis pada 2023 dan meraih pujian atas kemampuannya dalam menangkap esensi petualangan yang digambarkan oleh Eiichiro Oda. Dengan delapan episode, seri ini menjadi salah satu adaptasi yang paling terkenal.
Adaptasi lain yang menarik perhatian adalah “Pokemon: Detective Pikachu,” yang walaupun bukan adaptasi langsung dari anime, berhasil meraih popularitas karena visual dan konsepnya yang menarik. Film ini mengikuti Tim Goodman dan Pikachu yang dapat berbicara, menambah elemen humor dalam cerita.
Selain itu, “Death Note” menghadirkan kisah Light Yagami yang terjebak dalam pertempuran kecerdasan dengan detektif L. “Gintama” dan “Alice in Borderland” juga adalah contoh adaptasi yang sukses, sedangkan “Attack on Titan” menghadirkan konsep menegangkan meskipun dihadapkan pada kritik mengenai visual yang kurang memuaskan.
Kehadiran berbagai adaptasi ini menunjukkan potensi besar dalam mengangkat cerita dari anime ke dalam format live action, dan menjanjikan pengalaman baru bagi para penggemar.