Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Kanada Setelah Kunjungan Presiden

[original_title]

Trinityordnance.com – Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan dengan Kanada, khususnya Provinsi British Columbia (BC), pasca kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Ottawa pada September 2025. Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, menyampaikan pernyataan tersebut dalam pertemuan dengan pejabat BC di Victoria, yang dihadiri juga oleh Konsul Jenderal RI Vancouver, Nina Kurnia Widhi, dan Sekretaris Parlemen Bidang Perdagangan, Paul Choi.

Menurut keterangan pers dari Kedutaan Besar RI di Ottawa yang dirilis pada Sabtu malam, Muhsin menekankan pentingnya memanfaatkan peluang kerja sama yang dihasilkan setelah penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang seperti perdagangan, investasi, pendidikan, dan pertukaran budaya.

Muhsin juga mengusulkan penguatan konektivitas antarwarga melalui program pertukaran mahasiswa, kolaborasi seni budaya, serta peningkatan kunjungan pemerintah dan parlemen. Dia menegaskan perlunya pembentukan grup persahabatan legislatif guna memperkuat komunikasi antara kedua lembaga. “Kunjungan pejabat tingkat tinggi seperti Menteri dengan delegasi bisnis ke Indonesia dapat menunjukkan komitmen provinsi dalam memperkuat hubungan,” katanya.

Delegasi Indonesia juga bertemu Ketua DPR Provinsi British Columbia, Raj Chounan, yang melihat kunjungan Presiden RI sebagai kesempatan untuk membuka kolaborasi konkret di berbagai bidang. Chounan menyarankan pembentukan kota kembar sebagai langkah untuk merapatkan hubungan kedua masyarakat.

Menteri Pekerjaan dan Pertumbuhan Ekonomi BC, Ravi Kahlon, menyatakan dukungan terhadap implementasi ICA-CEPA dan merencanakan kunjungan ke Indonesia untuk eksplorasi investasi tahun depan. Saat ini, nilai perdagangan Indonesia-British Columbia mencapai 654,51 juta dolar AS, menjadikannya mitra dagang terbesar keempat BC di ASEAN.

Baca Juga  Pemerintah Sesuaikan Kebijakan untuk Pembangunan Pariwisata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *