Trinityordnance.com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diperkirakan akan mencatatkan tren positif pada pembukaan perdagangan hari Senin, 26 Januari 2026. Prediksi ini didorong oleh sentimen bullish di pasar global, di mana harga spot emas mendekati level psikologis USD5.000 per troy ons. Kenaikan harga emas global ini terjadi pasca meningkatnya permintaan untuk aset safe haven, dengan harga emas ditutup menguat pada USD4.987 per troy ons pada penutupan pasar Jumat lalu.
Analisis menunjukkan bahwa jika pasar Asia bereaksi positif terhadap penutupan Wall Street, harga emas Antam dapat melonjak ke rentang Rp2.890.000 hingga Rp2.900.000 per gram. Sebaliknya, jika pasar stagnan, harga mungkin bertahan di angka penutupan akhir pekan sebesar Rp2.880.000 per gram. Faktor kunci dari pergerakan ini adalah melemahnya Indeks Dolar AS serta ketegangan geopolitik yang meningkat.
Pada perdagangan Sabtu, 24 Januari, harga emas Antam mengalami lonjakan signifikan menjadi Rp2.880.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.790.000 per gram. Dengan mempertimbangkan pola harga yang cenderung menyesuaikan dengan pasar spot, terdapat potensi lonjakan lebih lanjut pada pembukaan Senin.
Sebagai informasi tambahan, harga buyback emas Antam diperkirakan berada di kisaran Rp2.750.000 hingga Rp2.780.000 per gram. Pemilik emas dianjurkan untuk memantau perkembangan harga secara real-time, mengingat potensi profit di momen ini dapat dimanfaatkan dengan bijak. Perlu dicatat, sesuai dengan peraturan, pembelian emas batangan dikenakan pajak PPh 22 yang bervariasi tergantung pada status pemegang NPWP.