Ahok: Seberapa Besar Pengaruh Riza Chalid dalam Bisnis Minyak

[original_title]

Trinityordnance.com – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) periode 2019-2024, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, memberikan kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan minyak mentah dan produk kilang. Dalam pernyataannya, Ahok mengaku tidak mengenal Mohammad Riza Chalid, tersangka yang disebut-sebut mengintervensi bisnis Pertamina.

Ahok mengekspresikan rasa herannya mengenai seberapa besar kekuatan Riza hingga dapat terlibat dalam urusan Pertamina. Ia menegaskan bahwa pengawasan bisnis minyak dalam tubuh Pertamina sangat ketat, sehingga tidak dimungkinkan adanya intervensi dari pihak luar. Selama menjabat, Ahok mengaku tidak pernah mendengar tentang PT Orbit Terminal Merak, perusahaan yang dikaitkan dengan Riza, dan hanya mengetahui informasi tersebut melalui media.

Persidangan ini menyangkut sembilan terdakwa yang diduga terlibat dalam praktik korupsi yang merugikan negara. Para terdakwa termasuk berbagai pejabat dari PT Pertamina dan perusahaan terkait, yang dituduh secara ilegal memperkaya diri sendiri dan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp285,18 triliun. Kerugian ini terdiri dari kerugian keuangan senilai 2,73 miliar dolar AS dan kerugian perekonomian sebesar Rp171,99 triliun akibat pengadaan BBM yang tidak efisien.

Menurut pasal yang disangkakan, para terdakwa melanggar ketentuan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dengan sejumlah fakta yang terangkum dalam persidangan, kasus ini mendapatkan perhatian besar dari masyarakat, yang berharap penegakan hukum dapat berjalan secara transparan dan akuntabel.

Baca Juga  JAKARTA AMAN, POLDA METRO PERKUAT PATROLI KEAMANAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *