Trinityordnance.com – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa pihaknya masih dalam proses mengkaji kelanjutan program subsidi sepeda motor listrik. Hingga saat ini, besaran dan skema penyaluran subsidinya belum ditentukan dan masih dalam tahap diskusi di tim teknis yang melibatkan berbagai kementerian.
Dalam pernyataan yang disampaikan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada Selasa, Agus menjelaskan bahwa tim teknis masih membahas detail kebijakan subsidi tersebut. Ia juga mengacu pada usulan subsidi sebesar Rp5 juta per unit yang sebelumnya disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa angka itu masih menunggu pengesahan resmi.
Agus menilai bahwa subsidi untuk motor listrik tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Ia menekankan pentingnya untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM), terutama di tengah dinamika geopolitik global.
Lebih lanjut, Agus menyebutkan potensi adanya subsidi untuk mobil listrik sejalan dengan upaya pemerintah dalam memfasilitasi transisi kendaraan berbasis listrik. Ia menjelaskan bahwa program kendaraan listrik ini awalnya dirancang dengan fokus pada pengurangan emisi, namun kini juga mempertimbangkan isu ketahanan energi.
Sebelumnya, Menteri Keuangan mengusulkan agar program insentif tersebut mulai diberlakukan pada tahun ini, dengan target awal untuk sekitar 6 juta unit sepeda motor. Namun, besaran subsidi ini masih bisa berubah seiring dengan proses finalisasi kebijakan yang saat ini berlangsung, mengingat pentingnya adaptasi terhadap kebutuhan pasar dan ketahanan energi di Indonesia.