Saluran Tambak Lhokseumawe Sepanjang 3.220 Meter Pulih

[original_title]

Trinityordnance.com – Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe, Aceh, telah menyelesaikan rehabilitasi saluran tambak yang sepanjang 3.220 meter, yang merupakan bagian dari upaya pemulihan setelah bencana. Kerusakan yang dihadapi mencapai total 35 ribu meter di tiga kecamatan yang terdampak. Proses pemulihan ini difasilitasi oleh bantuan dari pemerintah provinsi dengan pengarahan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

Wali Kota Lhokseumawe mengatakan, dampak bencana tersebut menyebabkan banyak petani tambak mengalami kerugian yang signifikan. Oleh karena itu, upaya rehabilitasi ini sangat penting untuk memulihkan kembali mata pencaharian masyarakat, terutama yang bergantung pada sektor perikanan dan pertanian. Pekerjaan rehabilitasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan ketahanan ekonomi warga setempat pascabencana.

Pemulihan saluran tambak dilakukan secara sistematis untuk memastikan bahwa seluruh area yang terdampak dapat berfungsi dengan baik, sehingga petani dapat kembali beraktivitas dengan normal. Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen melakukan pemantauan terhadap kondisi tambak agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Proyek rehabilitasi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang berharap upaya ini dapat segera mendorong kembalinya kepercayaan diri petani dalam menjalankan usaha mereka. Dengan adanya dukungan dari pemerintah, diharapkan Lhokseumawe dapat bangkit dan mencapai stabilitas ekonomi pascabencana lebih cepat. Pemerintah juga akan terus berupaya meningkatkan infrastruktur dan memberikan pelatihan bagi petani untuk mengoptimalkan hasil tambak mereka.

Baca Juga  PLN Gunakan VR untuk Menelusuri Progres EBT di Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *