Phapros Raih Laba 511% Naik Menjadi Rp14,97 Miliar di Semester I

Trinityordnance.com – PT Phapros Tbk (PEHA), perusahaan BUMN farmasi, melaporkan pertumbuhan laba bersih yang signifikan sebesar 511,01 persen tahun ke tahun (yoy) pada Semester I 2026, mencapai Rp14,97 miliar, dibandingkan dengan Rp2,45 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Direktur Utama PEHA, Intan Abdams Katoppo, menyampaikan bahwa kinerja ini ditopang oleh peningkatan penjualan, perbaikan margin laba kotor, serta efisiensi operasional di pabrik.

Pertumbuhan kinerja diperoleh melalui berbagai strategi yang diimplementasikan, termasuk pengendalian biaya, peningkatan kepuasan pelanggan, dan transformasi dalam proses bisnis. Intan juga menegaskan bahwa perseroan optimis akan terus meraih pertumbuhan laba di atas dua digit hingga akhir 2026. Pertumbuhan penjualan PEHA mencatat peningkatan 5,37 persen yoy menjadi Rp482,85 miliar pada semester ini, dibandingkan dengan Rp458,22 miliar pada tahun sebelumnya.

Perusahaan berhasil melakukan efisiensi dengan menurunkan biaya pokok penjualan (HPP) menjadi 49 persen dari penjualan, yang lebih baik dibandingkan 52 persen pada tahun lalu. Kenaikan penjualan yang lebih tinggi dari HPP telah meningkatkan margin laba kotor menjadi 50,4 persen. Selain itu, per 30 Juni 2026, perseroan memiliki kas dan setara kas sebesar Rp162,47 miliar, tumbuh 215,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

PEHA juga tengah mempersiapkan peluncuran produk inovatif baru dalam bentuk serbuk untuk pengobatan nyeri dalam bidang dental, yang dijadwalkan masuk tahap komersialisasi pada kuartal IV 2026. Dalam upaya ekspansi, perusahaan telah menjalin bisnis ekspor ke beberapa negara sejak 2014 dan menargetkan penjualan ekspor sebesar Rp5 miliar pada kuartal mendatang.

Baca Juga  Lahan Konservasi Gajah Aceh: Amanat King Charles Menyusul Menhut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *