Kemenhub Tingkatkan Keselamatan Bus dengan Sertifikasi Direksi

[original_title]

Trinityordnance.com – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengedepankan keselamatan bus dengan mendorong sertifikasi kompetensi bagi jajaran direksi perusahaan angkutan umum. Upaya ini bertujuan untuk memastikan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU) berjalan dengan efektif dan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menegaskan pentingnya implementasi 10 elemen dalam SMK PAU untuk menjamin keselamatan angkutan umum. Pernyataan ini disampaikan pada acara “Penguatan SMK PAU Melalui Sertifikasi Kompetensi Jajaran Direksi Perusahaan Angkutan Umum” di Jakarta, Rabu lalu.

Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk meningkatkan aspek keamanan dan meminimalisir kecelakaan yang mungkin terjadi. Dengan pengawasan yang ketat terhadap penerapan SMK PAU, diharapkan potensi kecelakaan dapat dikurangi. Namun, Aan mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, termasuk terbatasnya jumlah penilai SMK PAU, yang saat ini hanya berjumlah 407, dibandingkan dengan lebih dari 45.000 perusahaan angkutan umum.

Selain itu, ada variasi dalam tingkat pemahaman dan kepatuhan perusahaan terhadap SMK PAU. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan yang intensif dan peningkatan kompetensi, terutama bagi jajaran direksi agar mereka dapat memahami konsep SMK PAU dan menyusun dokumen yang relevan sesuai kondisi perusahaannya. Aan menegaskan perlunya semua direksi perusahaan angkutan umum, khususnya direksi operasional, untuk berperan sebagai pemimpin keselamatan.

Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap keselamatan pada sektor angkutan umum dapat lebih terjamin dan efektif dalam menanggulangi potensi kecelakaan.

Baca Juga  KAI Commuter Bantu Ibu Melahirkan Darurat di Stasiun Rawabuntu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *