Trinityordnance.com – Peringkat sistem pelayanan kesehatan dunia menunjukkan bahwa kesenjangan antara negara dengan layanan terbaik dan terendah masih sangat mencolok. Menurut penilaian terbaru, enam negara telah berhasil meraih prestasi terbaik dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan, dengan tiga di antaranya berada di benua Asia.
Taiwan memuncaki daftar sembilan negara dengan indeks layanan kesehatan tertinggi, mencapai skor 87,1. Sistem asuransi kesehatan nasionalnya yang universal dan digitalisasi yang canggih memungkinkan hampir seluruh populasi mendapatkan akses perawatan dengan biaya per kapita yang relatif rendah, yaitu sekitar USD2.400 per tahun. Model ini menunjukkan bahwa efisiensi, bukan hanya pengeluaran, merupakan kunci utama keberhasilan sistem kesehatan.
Posisi kedua ditempati oleh Korea Selatan dengan skor 82,9. Negara ini menginvestasikan sekitar USD3.100 per orang dan memiliki program Asuransi Kesehatan Nasional yang mencakup 97% penduduk. Kecepatan layanan dan pencegahan menjadi ciri khas sistem kesehatan Korea, meskipun pasien kadang harus menanggung biaya sendiri yang cukup tinggi untuk beberapa layanan.
Belanda menyusul di posisi ketiga dengan skor 81,5. Sistem kesehatan di negara ini berbasis asuransi swasta wajib, memberikan perlindungan hampir kepada seluruh penduduk. Jepang, yang selama ini dikenal memiliki sistem perawatan berkualitas tinggi, berada di urutan keempat dengan skor 80,1.
Secara keseluruhan, keberhasilan negara-negara ini dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas terletak pada desain sistem yang efisien, aksesibilitas yang tinggi, dan teknologi modern dalam pengelolaan kesehatan. Kesenjangan global dalam akses pelayanan kesehatan tetap menjadi perhatian, terutama bagi negara-negara yang masih bergumul dengan masalah konflik dan kemiskinan.