Trinityordnance.com – Pascagempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur, umat Katolik di Paroki Yesus Kerahiman Ilahi di Aeramo, Kabupaten Nagekeo, melaksanakan perayaan Ekaristi di luar gereja. Kegiatan ibadah yang berlangsung pada Minggu, 30 Agustus ini diadakan sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan umat. Para pengurus paroki mengambil keputusan tersebut mengingat adanya potensi gempa susulan yang masih mengancam.
Ratusan umat berkumpul di halaman luar gereja untuk mengikuti misa, sambil tetap memperhatikan protokol kesehatan. Pelaksanaan ibadah di luar gedung gereja juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan serta ketenangan bagi jemaat yang mungkin merasa cemas akibat dampak gempa. Selain itu, keadaan ini menunjukkan solidaritas komunitas dalam menghadapi situasi darurat.
Gempa bumi yang terjadi sebelumnya telah memicu kekhawatiran di kalangan penduduk, dan langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk memastikan bahwa kegiatan religius dapat tetap berlangsung tanpa mengorbankan keselamatan. Umat setempat terlihat tetap khusyuk dalam beribadah meskipun dalam kondisi yang tidak biasa.
Kegiatan ini juga mencerminkan ketahanan dan semangat kebersamaan umat di tengah tantangan yang dihadapi. Para pemimpin religius mengingatkan pentingnya doa dan dukungan komunitas dalam periode pemulihan setelah bencana. Masyarakat diharapkan dapat saling membantu dan menjaga satu sama lain untuk melalui masa-masa sulit ini.