Trinityordnance.com – Gunung Dukono yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Minggu, 3 Mei 2026, tepatnya pukul 05.49 WIT. Ketika erupsi terjadi, tinggi kolom abu yang dihasilkan mencapai 2.000 meter di atas puncak gunung.
Menurut informasi resmi dari sumber geologi, kolom abu tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas yang cukup tebal mengarah ke timur laut. Dengan adanya erupsi ini, otoritas setempat mengeluarkan imbauan bagi masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas, mendaki, ataupun mendekati area Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari gunung.
Pihak berwenang juga menyarankan agar warga yang tinggal di sekitar Gunung Dukono tetap menggunakan masker. Hal ini penting mengingat arah penyebaran abu vulkanik dapat dipengaruhi oleh angin, sehingga tidak menentu.
Erupsi ini menambahkan catatan sejarah aktivitas Gunung Dukono yang dikenal sebagai salah satu gunung berapi aktif di Indonesia. Masyarakat di sekitar kawasan diingatkan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas terkait demi keselamatan. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemantauan aktivitas vulkanik untuk menghindari risiko yang dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari warga.
Informasi lebih lanjut mengenai situasi ini akan terus diperbaharui seiring dengan perkembangan yang ada di lapangan.