Trinityordnance.com – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bertindak cepat untuk menangani dampak angin kencang yang melanda kota pada Rabu (4/3) sore. Insiden ini menyebabkan lebih dari 80 pohon tumbang serta kerusakan pada sejumlah papan reklame dan atap baja ringan warung di berbagai ruas jalan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh hingga malam harinya, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Satpol, serta relawan segera turun ke lapangan untuk melakukan penanganan. Lokasi yang terdampak meliputi Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bardjo, Jalan Dr. Cipto, dan sejumlah wilayah lainnya seperti Purwoyoso dan Ngaliyan.
Agustina menegaskan bahwa langkah cepat diambil untuk mengurangi gangguan lalu lintas dan menghilangkan potensi bahaya bagi masyarakat. Tim di lapangan melakukan pemotongan batang pohon, membersihkan ranting, serta membuka kembali akses jalan yang tertutup. “Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan,” ungkapnya.
Dalam respons tersebut, sekitar 86 titik pohon tumbang berhasil ditangani dan dievakuasi dalam waktu semalam. Proses ini melibatkan kerjasama antara BPBD, Disperkim, dan masyarakat setempat untuk memastikan akses jalan segera kembali normal.
Pemerintah Kota Semarang menegaskan pentingnya penanganan darurat semacam ini agar masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas, terutama setelah cuaca ekstrem yang merusak infrastruktur kota tersebut.