Trinityordnance.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintah tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, termasuk lonjakan penjualan kendaraan bermotor. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa program ini telah memberikan dampak positif yang meluas, memicu efek ganda di berbagai sektor, termasuk pertanian dan industri otomotif.
Dalam acara Indonesia Economic Outlook yang berlangsung di Jakarta, Dadan menjelaskan bahwa program MBG tidak hanya mengutamakan produk pertanian sebagai bahan baku, tetapi juga berpengaruh signifikan terhadap penjualan kendaraan. Data terbaru menunjukkan bahwa penjualan sepeda motor diperkirakan mencapai 4,9 juta unit pada tahun 2025, angka yang mencerminkan hubungan erat antara pertumbuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan peningkatan permintaan.
Kenaikan ini diharapkan akan memperkuat perekonomian lokal dan memberikan efek positif bagi warga, terutama bagi mereka yang bergantung pada sektor transportasi. Dengan pelaksanaan program yang konsisten, Dadan percaya bahwa pertumbuhan penjualan kendaraan dapat terus berlanjut sepanjang tahun.
Lebih lanjut, Dadan menjelaskan bahwa keberhasilan MBG dalam meningkatkan akses gizi seimbang juga akan berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kesempatan kerja di sektor-sektor terkait. Secara keseluruhan, program ini merupakan langkah strategis dalam memajukan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi konsumsi gizi, tetapi juga untuk kehidupan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia.