Trinityordnance.com – Pembangunan Kawasan Wisata Teluk Mendale di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, kini telah mencapai 75 persen dan ditargetkan rampung pada November 2026. Proyek ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi yang dilakukan pemerintah untuk memulihkan sektor pariwisata dan perekonomian lokal yang terdampak bencana hidrometeorologi pada 25 November 2025.
Kepala Dinas Pariwisata Aceh Tengah, Erwin Pratama, menyatakan bahwa langkah pemulihan akses jalan menjadi krusial dalam menarik kembali pengunjung ke kawasan tersebut. Pasca-bencana, akses menuju Teluk Mendale mengalami kerusakan, yang berdampak pada mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Erwin menambahkan bahwa meskipun terdapat tantangan akibat bencana, minat masyarakat untuk berkunjung ke Aceh Tengah tetap tinggi, terutama saat libur Hari Raya Idul Fitri. Dengan selesainya rehabilitasi dan perbaikan akses, diharapkan jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, akan meningkat.
Selain memulihkan daya tarik wisata, pembangunan kawasan ini juga dirancang untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Kawasan ini akan dilengkapi dengan gerai yang dikelola melalui kerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan masyarakat setempat. Pekerjaan yang sedang berlangsung mencakup pemasangan paving block, pengaspalan, serta penyelesaian gerai UMKM.
Pemerintah daerah juga mendorong pemulihan destinasi wisata lainnya yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Sejumlah lokasi tambahan tengah diusulkan untuk mendapatkan dukungan rehabilitasi lebih lanjut. Melalui langkah ini, diharapkan kunjungan wisatawan menjelang akhir 2026 dapat meningkat, membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat Aceh Tengah.