Solehah Yaacob: Profesor Malaysia Dipecat Usai Klaim Aneh

[original_title]

Trinityordnance.com – Solehah Yaacob, seorang akademisi asal Malaysia, menjadi sorotan publik setelah mengeluarkan sejumlah klaim kontroversial terkait sejarah bangsa Melayu, termasuk pernyataan bahwa orang Melayu kuno memiliki kemampuan untuk terbang. Sementara itu, ia sebelumnya menjabat sebagai profesor di International Islamic University Malaysia (IIUM) sebelum dipecat pada bulan Agustus 2026.

Pemecatan Solehah terjadi setelah sejumlah klaimnya, yang menyebutkan bahwa orang Melayu kuno mengajarkan “kungfu terbang” kepada orang China, serta membantu bangsa Romawi kuno dalam pembuatan kapal, menjadi bahan perdebatan di lingkup akademik. IIUM mengonfirmasi bahwa hubungan kerja Solehah telah berakhir pada 27 April 2026, menegaskan bahwa ia tidak lagi memiliki status resmi sebagai profesor di universitas tersebut.

Solehah Yaacob memiliki latar belakang akademik yang kuat di bidang bahasa dan linguistik Arab. Ia menjalani pendidikan tinggi di IIUM, meraih gelar sarjana hingga doktor dalam bidang Bahasa Arab. Kariernya di universitas tersebut dimulai pada tahun 1990-an dan mencapai puncaknya saat ia diangkat menjadi profesor pada tahun 2020.

Kontroversi ini mengundang respon negatif dari kalangan akademisi lain, seperti Dr. Sahul Hamid Mohamed Maiddin dari Universiti Pendidikan Sultan Idris, yang menekankan pentingnya mendasarkan sejarah pada bukti yang dapat diverifikasi, bukan sekadar mitos atau cerita fantastis. Pernyataan Solehah telah menciptakan perdebatan tentang kredibilitas dan validitas klaim-klaim yang berkaitan dengan sejarah dan peradaban Melayu.

Baca Juga  Prabowo Terima Laporan Investasi Kuartal I 2026 Capai Target

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *