Trinityordnance.com – Ketersediaan daging sapi di Kota Sorong, Papua Barat Daya, dipastikan aman menjelang bulan puasa dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 2026. Satuan Tugas (Satgas) Pangan melakukan pemantauan terhadap stok daging di wilayah tersebut, dengan mengandalkan PT Agro Boga Utama sebagai penyedia utama.
Direktur Ketersediaan Pangan Badan Pangan Nasional, Indra Wijayanto, menyatakan bahwa hasil diskusi dengan pihak PT Agro Boga Utama menunjukkan bahwa mereka siap memenuhi kebutuhan daging sapi hingga periode Idul Fitri. Dalam upaya memastikan stabilitas harga dan ketersediaan produk, Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan melakukan pemantauan ketat, menekankan pentingnya harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan pemerintah (HAP).
Manajer dari PT Agro Boga Utama, Irmansyah, menjelaskan bahwa varian harga daging sapi beku di Kota Sorong berkisar antara Rp120.000 hingga Rp145.000 per kilogram, bergantung pada bagian daging yang dipilih. Rata-rata penjualan mencapai 1,5 ton per hari, dengan distribusi melalui sistem pengiriman dan pengambilan langsung. Perusahaan memiliki kapasitas penyimpanan dingin hingga 120 ton, dan saat ini terdapat sekitar 81 ton daging sapi dan 9 ton daging ayam di gudang, dengan tambahan pasokan 22 ton yang dijadwalkan tiba dalam waktu dekat.
Untuk mendukung masyarakat, PT Agro Boga Utama juga menyediakan program daging murah dengan pasokan lebih dari 400 ton selama periode tertentu, menawarkan harga Rp104.000 per kemasan. Dengan langkah ini, mereka berkomitmen untuk memastikan pasokan daging sapi tetap mencukupi hingga lebaran mendatang.