Trinityordnance.com – Tottenham Hotspur kembali menghadapi kekalahan pahit di Liga Premier Inggris, setelah takluk 1-2 dari Fulham di Craven Cottage. Manajer interim Igor Tudor mengungkapkan kekesalan dan keprihatinan mendalam atas performa timnya yang kini berada dalam tekanan, hanya empat poin di atas zona degradasi. Tuduhannya tegas: tim memiliki masalah di semua sektor permainan.
Dalam konferensi pers pascapertandingan, Tudor menggambarkan situasi saat ini sebagai “luar biasa” dalam arti negatif. Kekalahan ini merupakan yang keempat berturut-turut di liga, dan ia menyatakan bahwa masalah yang dihadapi bukan hanya pada taktik, melainkan juga mencakup lini serang, tengah, dan pertahanan. Tudor menyebutkan bahwa para pemain kurang menunjukkan ketenangan dalam menghadapi situasi sulit, serta kekurangan keinginan dan kualitas untuk mencetak gol.
Tudor juga menanggapi pertanyaan mengenai formasi yang diterapkan, menegaskan bahwa masalah bukan terletak pada sistem permainan, melainkan respons para pemain di lapangan yang dinilai kurang cerdas. Ia menyoroti bahwa interaksi antar pemain di lapangan seharusnya lebih baik untuk mengantisipasi gerakan lawan.
Di sisi lain, Tudor juga mengkritik keputusan wasit terkait gol pertama Fulham yang dicetak Harry Wilson, yang dianggapnya melanggar aturan. Ia menekankan pentingnya keadilan dalam setiap keputusan yang diambil di lapangan.
Sementara itu, Fulham di bawah arahan Marco Silva merayakan kemenangan yang membawa mereka ke paruh atas klasemen. Silva mengungkapkan kepuasannya terhadap permainan tim dan kinerja bek Issa Diop yang tampil cemerlang dalam laga tersebut. Dengan situasi yang semakin mendesak, Tudor harus segera mengatasi masalah yang ada sebelum ancaman degradasi menjadi kenyataan bagi Tottenham.