Tragedi Proyek di Tanjung Barat, 4 Pekerja Tewas dan 3 Terluka

[original_title]

Trinityordnance.com – Empat pekerja proyek di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tewas dalam insiden yang terjadi pada Jumat, 3 April 2026. Selain itu, tiga pekerja lainnya mengalami sesak napas akibat diduga menghirup gas beracun.

Menurut Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, insiden bermula ketika mandor meminta para pekerja untuk menguras tempat penampungan air bersih yang berada di lantai dasar. Saat mereka melakukan pembongkaran penutup tangki, beberapa pekerja terjatuh ke dalam lubang penampungan tersebut. “Ketika proses pembongkaran penutup, salah satu korban terjatuh ke dalam lubang glonteng,” ungkap Nurma.

Tak lama setelah itu, rekan kerja korban berusaha memberikan pertolongan, namun tanpa menggunakan alat keselamatan yang memadai. Akibatnya, rekan yang mencoba menolong juga terjatuh ke dalam lubang tersebut. “Upaya pertolongan dilakukan dengan tidak menggunakan perlengkapan keselamatan, sehingga rekan korban ikut terjatuh,” lanjut Nurma.

Setelah kejadian tersebut, mandor meminta pekerja lainnya untuk mengevakuasi kedua korban. Namun, saat proses evakuasi berlangsung, mereka merasakan hawa panas yang berasal dari dalam glonteng, mengindikasikan kemungkinan adanya gas berbahaya. Kejadian ini menjadi perhatian, mengingat kecelakaan kerja yang fatal seperti ini sering kali berkaitan dengan kelalaian dalam prosedur keselamatan.

Pihak berwenang kini sedang menyelidiki lebih lanjut untuk menentukan penyebab dan faktor terkait dalam insiden ini, serta membahas langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang.

Baca Juga  IHSG Menguat Mengikuti Kenaikan Bursa Saham Asia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *