Trinityordnance.com – Malut United mengalami kekalahan tipis 3-2 dari Persija Jakarta dalam pertandingan Super League yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Selasa (24/2). Meskipun harus mengakui keunggulan tim tamu, pelatih Malut United, Hendri Susilo, memberikan apresiasi terhadap semangat juang yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.
Di babak pertama, Malut United tertinggal dua gol akibat aksi pemain Persija, Alaeddine Ajarie dan Jordi Amat, yang masing-masing mencetak gol pada menit ke-7 dan ke-28. Namun, semangat tim tuan rumah meningkat setelah jeda, berkat taktik baru yang diterapkan Hendri dengan memasukkan Riswan Lauhin dan Frets Butuan. Perubahan ini terbukti efektif dengan terjadinya dua gol balasan dari Ciro Alves dan David Da Silva pada menit 77 dan 81.
Dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan, Hendri menuturkan bahwa meski timnya berjuang hingga akhir dengan total 12 percobaan tembakan, efisiensi Persija dalam memanfaatkan peluang menjadi faktor penentu dalam pertandingan tersebut. Ia menyatakan, “Kami kecewa dengan hasil ini, tetapi seperti inilah sepak bola, kadang kenyataan tidak sesuai harapan.”
Hendri juga tidak ragu untuk mengakui kualitas permainan Persija yang mampu menunjukkan disiplin tinggi, terutama dalam hal transisi permainan. Kekalahan ini membuat Malut United tetap berada di peringkat keempat klasemen sementara Super League dengan 41 poin. Menyongsong pertandingan selanjutnya melawan Madura United pada 3 Maret, Hendri menyampaikan fokus tim kini akan diarahkan pada evaluasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.