KKP: 15,6 Ha Kolam Budi Daya Ikan di Padang Pariaman Pulih

[original_title]

Trinityordnance.com – Pemulihan 15,6 hektare kolam ikan budi daya di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang hancur akibat bencana hidrometeorologi pada akhir tahun 2025 diharapkan bisa rampung pada akhir September 2026. Harapan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Andy Artha Donny Oktopura saat mengunjungi daerah tersebut baru-baru ini.

Pemerintah daerah setempat telah melakukan perbaikan terhadap sarana irigasi kolam yang terdampak, dan KKP juga memberikan bantuan alat berat mini untuk mempercepat proses rehabilitasi. Alat berat tersebut kini dikelola oleh pemerintah daerah, yang selanjutnya akan dimanfaatkan untuk pengembangan sentra produksi ikan di wilayah itu. Menurut Oktopura, langkah ini diambil guna mendukung swasembada protein nasional.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan pentingnya bantuan ini bagi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha perikanan yang terimbas bencana. Ia melanjutkan bahwa ekskavator yang diterima dari pemerintah pusat juga digunakan untuk memperbaiki infrastruktur seperti lahan, jaringan irigasi, dan jalan produksi.

Pemulihan ini diharapkan dapat mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perikanan, yang sempat terhenti setelah bencana. KKP juga telah memberikan berbagai bantuan berupa benih ikan, pakan, dan sarana lainnya untuk mendorong para pembudi daya agar bisa beroperasi kembali. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan ekonomi masyarakat dapat pulih dan berkembang pascabencana.

Baca Juga  Israel Siap Luncurkan Serangan Udara ke Lebanon Usai Bangun Tembok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *