Trinityordnance.com – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menyatakan harapan agar China terus mendukung stabilitas dan perdamaian di Asia Tenggara serta mewujudkan Sentralitas ASEAN. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya saat merayakan Hari Nasional ke-77 China di Jakarta pada Selasa malam. Menko Djamari menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen memperkuat Sentralitas ASEAN, mendorong arsitektur kawasan yang inklusif dan transparan, serta berorientasi pada kerja sama.
Dalam konteks ini, Djamari berharap kemitraan dengan China dapat terus memberikan dampak positif bagi terciptanya kawasan yang damai dan sejahtera. Ia menekankan bahwa hubungan bilateral dengan China sangat penting dalam memastikan perdamaian dan stabilitas, yang tidak bisa tercapai melalui eksklusivitas, melainkan melalui dialog dan saling menghormati hukum internasional.
Djamari juga menyoroti pentingnya kerja sama Indonesia-China tidak hanya di bidang perdagangan dan investasi, tetapi juga di sektor politik, keamanan, serta konektivitas maritim. Pertemuan Dialog Strategis Komprehensif antara kedua negara yang berlangsung di Jakarta pada 21 Agustus lalu dianggap sebagai langkah positif dalam menjaga komunikasi strategis dan meningkatkan saling percaya.
Kuasa Usaha China untuk Indonesia, Zhou Kan, menegaskan komitmen Beijing untuk bermitra dengan Jakarta dalam menjalankan kesepakatan yang telah dibuat dan memperluas kerja sama di berbagai bidang. Zhou menambahkan kesiapan China untuk meningkatkan Kemitraan Strategis Komprehensif dengan Indonesia, serta mewujudkan komunitas masa depan bersama. Upaya ini mencerminkan harapan kedua negara untuk terus memperkuat hubungan dan merespons tantangan global yang kompleks.