Trinityordnance.com – Tren otomasi cerdas berbasis agentic AI kini semakin mengakar dalam industri alih daya proses bisnis atau business process outsourcing (BPO) di Indonesia. Dalam upaya memperluas penerapan teknologi ini, PT Infomedia Nusantara (Infomedia) baru saja dianugerahi Company of The Year 2026 oleh Frost & Sullivan untuk kategori digital BPO di Indonesia.
Penghargaan ini disematkan kepada Infomedia karena keberhasilannya dalam mengimplementasikan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mendukung transformasi bisnis para pelanggan. Saat ini, Infomedia telah mengoperasikan jaringan layanan AI di 14 lokasi yang tersebar di sembilan kota di Indonesia.
Krishna Baidya, VP ICT Practice Frost & Sullivan, menegaskan bahwa pendekatan Infomedia dalam menggunakan AI terasa berbeda. Perusahaan ini tidak hanya menjual platform atau teknologi, melainkan juga mengintegrasikan AI langsung ke dalam alur kerja operasional yang dapat dipantau dan dikelola. Strategi tersebut memberi keuntungan lebih, karena mengombinasikan teknologi dengan otomasi cerdas, analitik, konsultasi operasional, dan layanan terkelola.
Dengan demikian, Infomedia tidak hanya berfokus pada proyek percontohan, tetapi menciptakan solusi yang terukur dan berkelanjutan. Upaya ini bertujuan untuk menekan biaya layanan dan memperkuat tata kelola perusahaan, menjadikan mereka pelopor dalam tren otomasi yang semakin menjanjikan di sektor BPO Indonesia. Transformasi ini mengindikasikan seberapa besar dampak teknologi AI dalam mendefinisikan ulang proses bisnis di era digital saat ini.