BMW Tarik Lebih dari 10 Ribu Kendaraan Karena Masalah Listrik

[original_title]

Trinityordnance.com – BMW baru saja mengumumkan program kampanye penarikan kembali (recall) terhadap 10.559 unit kendaraan yang diproduksi antara tahun 2022 hingga 2025. Penarikan ini disebabkan oleh potensi gangguan kelistrikan pada motor starter yang dapat menyebabkan mesin gagal dihidupkan dan, dalam skenario terburuk, memicu kebakaran saat kendaraan beroperasi.

Menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan pada 16 Juli 2026, model-model yang terkena dampak meliputi BMW Seri 2, Seri 3, Seri 4, Seri 5, X3, X4, dan Z4. Recall ini merupakan perluasan dari kampanye serupa yang sebelumnya diumumkan pada Februari 2026, yang melibatkan lebih dari 16.500 kendaraan.

Penyebab utama permasalahan ini terletak pada cacat produksi sakelar solenoid pada motor starter. Komponen ini dapat mengalami keausan lebih cepat, yang berpotensi menyebabkan korsleting di sistem kelistrikan kendaraan. Akibatnya, pengemudi mungkin menghadapi kesulitan menghidupkan mesin setelah kendaraan dimatikan. Dalam kasus ekstrem, korsleting tersebut bisa menyebabkan overheating pada motor starter.

BMW juga mengingatkan pemilik kendaraan untuk tidak meninggalkan mobil dalam keadaan mesin menyala dan menghindari penggunaan fitur Remote Engine Start hingga perbaikan selesai. Pemilik disarankan untuk waspada terhadap bau asap atau tanda-tanda kepanasan di area mesin. Seluruh pemilik yang terdampak akan dihubungi langsung untuk menjadwalkan perbaikan motor starter di diler resmi tanpa biaya.

Situasi ini kembali menyoroti pentingnya program recall sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan konsumen. Untuk mengetahui apakah kendaraan Anda termasuk dalam daftar, cek nomor identifikasi kendaraan (VIN) Anda.

Baca Juga  Mendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Dukung Ekonomi Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *