Trinityordnance.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yunarto, diminta untuk segera menyelesaikan kasus dugaan plagiasi yang melibatkan salah satu Guru Besar dari Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Permintaan tersebut datang dari Yanto, yang merupakan pelapor sekaligus korban dalam kasus ini.
Yanto menegaskan bahwa rekomendasi dari Inspektorat Jenderal seharusnya dilaksanakan tanpa mengembalikan proses penyidikan ke pihak kampus. Ia khawatir langkah tersebut hanya akan memperlambat penanganan, yang telah berlangsung lebih dari satu tahun setelah laporan pertama diajukan. “Menteri seharusnya dapat memanfaatkan laporan hasil audit dari Inspektorat Jenderal bersama rekomendasinya untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.
Menurut informasi yang diperoleh, Inspektur Jenderal sudah menyelesaikan audit pada Januari 2026 dan melaporkan hasilnya kepada menteri. Audit tersebut mencakup temuan-temuan terkait dugaan plagiasi dan fabrikasi dalam penelitian yang dilakukan oleh terlapor, yang menjadi perhatian banyak pihak di dunia akademik.
Kasus ini menggugah kepedulian mengenai integritas akademik dan kualitas penelitian di universitas. Oleh karena itu, langkah yang diambil oleh Mendiktisaintek dinilai sangat penting tidak hanya untuk menyelesaikan kasus ini, tetapi juga untuk menjaga kredibilitas institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Masyarakat akademik menantikan tindakan tegas dari kementerian untuk menindaklanjuti hasil audit agar kasus ini tidak berlarut-larut tanpa penyelesaian yang jelas.