BPBD Sumbar Umumkan 98 Korban Meninggal Sudah Teridentifikasi

[original_title]

Trinityordnance.com – BPBD Provinsi Sumatera Barat melaporkan bahwa hingga Sabtu, 29 November, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor telah teridentifikasi sebanyak 98 jiwa. Kejadian bencana ini juga menyebabkan 93 orang dinyatakan hilang, dan 17 orang mengalami luka-luka. Dalam upaya menangani bencana ini, sebanyak 79.410 orang terpaksa mengungsi ke tenda-tenda darurat, sementara total warga yang terdampak mencapai 29.536 orang.

Bencana yang merusak ini terjadi pada akhir bulan November dan menimbulkan kerusakan signifikan di beberapa wilayah di Sumatera Barat. BPBD Sumbar bergerak cepat dengan mengirimkan empat alat berat ke lokasi bencana untuk membuka akses jalan yang terputus. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi korban yang masih hilang.

Sampai saat ini, tim SAR dan relawan terus berupaya mencari para korban yang dinyatakan hilang dan memberikan bantuan kepada para pengungsi. BPBD mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat di daerah rawan bencana, terutama menjelang musim hujan yang dapat memicu bencana serupa.

Pemerintah daerah bersama dengan instansi terkait akan terus memantau situasi dan memberikan bantuan yang diperlukan bagi warga yang terkena dampak. Penanganan bencana ini diharapkan dapat berjalan optimal agar jumlah korban dapat diminimalkan, dan kehidupan masyarakat dapat segera pulih kembali.

Baca Juga  Zulhas Kembali Pastikan Ketersediaan Stok Pangan Stabil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *