Trinityordnance.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 23 Januari 2026. Peringatan ini berkaitan dengan keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S yang terpantau di Samudra Hindia selatan Sumbawa, dengan tekanan minimum sebesar 1.001 hektopaskal dan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot.
BMKG mengindikasikan bahwa dalam 48 hingga 72 jam ke depan, bibit siklon ini berpotensi untuk berkembang menjadi siklon tropis. Dampak dari sistem cuaca ini menyebabkan peningkatan kecepatan angin melebihi 25 knot di kawasan selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba, Bali, dan Nusa Tenggara Barat serta Nusa Tenggara Timur. Selain itu, terdapat sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik utara Papua dan Teluk Carpentaria yang berpotensi mempengaruhi pola cuaca di wilayah tersebut.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan hujan sangat lebat hingga ekstrem, terutama di wilayah Banten dan DKI Jakarta. Hujan lebat juga diperkirakan terjadi di Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Bali.
BMKG juga memperingatkan potensi gelombang tinggi di perairan tertentu, dengan tinggi gelombang yang mencapai 1,25 hingga 4 meter. Masyarakat, terutama nelayan dan pelaku aktivitas pelayaran, diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada keselamatan.
Masyarakat diimbau untuk memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari pihak BMKG agar dapat bersiap menghadapi situasi yang mungkin terjadi.