Trinityordnance.com – Sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026), untuk memperingati Sumpah Pemuda. Dalam aksi tersebut, mereka membentangkan spanduk raksasa yang menuntut perlindungan hutan di Indonesia. Aksi ini terjadi setelah pihak kepolisian melarang mereka untuk melakukan demonstrasi di lokasi yang direncanakan.
Selama demonstrasi, mahasiswa menciptakan suasana ramai dengan spanduk yang menarik perhatian masyarakat sekitar. Namun, upaya mereka untuk bergerak menuju Bundaran HI dihalangi oleh aparat keamanan yang membentuk barikade guna mencegah pergerakan massa. Keberadaan personel TNI juga terlihat, memperkuat pengamanan dengan membentuk lapisan untuk menjaga ketertiban.
Beberapa saat setelah aksi berlangsung, terjadi aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dan polisi, menunjukkan ketegangan antara kedua pihak. Mahasiswa bersikeras untuk menyampaikan aspirasi mereka, meskipun dihadapkan pada penolakan dari aparat.
Kondisi di seputar Jalan Sudirman menjadi tersendat akibat aksi tersebut, mengakibatkan arus lalu lintas terhambat. Hingga berita ini ditulis, suara orasi mahasiswa dan teriakan protes masih menggema di kawasan tersebut, mencerminkan semangat perjuangan mereka dalam memperjuangkan isu lingkungan.
Aksi ini mencerminkan dinamika antara gerakan mahasiswa yang aktif dan upaya aparat keamanan dalam menjaga ketertiban publik. Keberanian mahasiswa untuk menyuarakan kepentingan lingkungan menunjukkan pentingnya partisipasi mereka dalam diskursus sosial dan kebijakan publik.