Trinityordnance.com – Grobogan, Jawa Tengah, baru saja menjadi tuan rumah Bimbingan Teknis (Bimtek) penumbuhan dan pengembangan wirausaha baru di sektor industri kecil dan menengah (IKM). Kegiatan ini digelar oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, pada hari Sabtu di Hotel Grand Master. Penyelenggaraan Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat pengusaha baru dan memanfaatkan potensi ekonomi daerah yang kaya.
Evita Nursanty menekankan bahwa Grobogan memiliki potensi besar lebih dari sekedar pertanian, mencakup berbagai sektor yang dapat dikembangkan menjadi usaha baru. Bimtek ini dibagi menjadi tiga kelompok yaitu batik, pengolahan makanan, dan bengkel roda dua. Peserta tidak hanya akan menerima pelatihan, tetapi juga peralatan untuk memulai usaha mereka.
Dia juga menyoroti pentingnya dukungan menyeluruh dalam pengembangan wirausaha, mencakup permodalan, peningkatan sumber daya manusia, dan penguasaan teknologi. Dalam hal ini, Bank Jateng turut dihadirkan untuk memberikan solusi pembiayaan, termasuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Evita mengingatkan bahwa tantangan terbesar bagi pelaku industri kecil adalah pemasaran. Produk yang baik harus disertai dengan strategi pemasaran yang efektif agar dapat bersaing, baik di pasar domestik maupun global. Data menunjukkan bahwa industri mikro, kecil, dan menengah di Indonesia menyerap sekitar 13 juta tenaga kerja dan mencakup lebih dari 99 persen industri nasional.
Grobogan terdaftar memiliki 18.805 unit industri kecil dengan banyak komoditas unggulan seperti jagung, padi, dan produk olahan makanan yang berpotensi untuk dikembangkan. Evita berharap Bimtek ini dapat membantu meningkatkan kapasitas pelaku usaha kecil agar mampu bersaing secara luas. Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Kementerian Perindustrian, Budi Setiawan, juga berharap hasil dari pelatihan ini dapat memfasilitasi pertumbuhan wirausaha baru yang berkualitas.