Lautan Surya Mengubah Lanskap Energi di Gurun Abu Dhabi

[original_title]

Trinityordnance.com – Gurun pasir Abu Dhabi kini menjelma menjadi sumber energi terbarukan yang signifikan dengan kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Al Dhafra. Terletak sekitar 35 kilometer dari pusat kota Abu Dhabi, area seluas 20 hingga 21 kilometer persegi ini merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga surya terluas di dunia.

PLTS Al Dhafra dibangun oleh Masdar dan Abu Dhabi National Energy Company (TAQA), bersama mitra global lainnya. Dengan kapasitas mencapai 2,1 gigawatt, pembangkit ini mampu memenuhi kebutuhan listrik sekitar 200 ribu rumah tangga di Uni Emirat Arab. Efisiensi energi yang dihasilkan juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon hingga 2,4 juta ton per tahun.

Hamparan panel surya yang membentang di gurun tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga menciptakan lanskap baru, dengan panel-panel hitam kebiruan yang kontras dengan pasir kekuningan. Gerakan panel yang mengikuti arah matahari menambahkan elemen dinamis pada pemandangan ini, menciptakan ilusi gelombang yang tak pernah bergerak.

Musim dingin di Uni Emirat Arab membawa kebimbangan pada suhu, yang meskipun panas, masih terasa lebih sejuk saat berjalan di area PLTS. Keberadaan “lautan surya” ini bukan hanya sebuah prestasi teknologi, tetapi juga menunjukkan potensi besar Indonesia dalam pengembangan energi terbarukan.

Pengalaman di Al Dhafra memberikan gambaran jelas tentang masa depan energi bersih dan menjadi inspirasi bagi negara-negara lain dalam memanfaatkan sumber daya alam untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Baca Juga  Perusahaan Sulawesi dan Kalimantan Kirim 23 Ton Bantuan untuk Sumbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *