Menko Airlangga Ajak RI dan Singapura Kembangkan Pusat Data

[original_title]

Trinityordnance.com – Indonesia dan Singapura sedang menjajaki kerja sama untuk mengembangkan pusat data regional melalui inisiatif yang melibatkan kawasan Singapura-Johor-Riau. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa pembahasan ini bertujuan untuk memperkuat rantai pasok dan memperluas ekonomi digital di kawasan ASEAN.

Dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Selasa, Airlangga mengindikasikan pentingnya sinergi antara ketiga wilayah tersebut dalam menciptakan pusat data yang strategis. Dia menyatakan bahwa sektor digital semakin dilihat sebagai sumber pertumbuhan ekonomi yang tidak terganggu oleh berbagai konflik geopolitik.

Airlangga juga menyoroti pengembangan kawasan Batam-Bintan-Karimun dan Kawasan Industri Kendal sebagai bagian dari upaya ini. Kawasan Industri Kendal, yang saat ini hampir terisi penuh, direncanakan untuk diperluas seluas 1.000 hektare. Selain itu, Nongsa Digital Park di Batam juga dalam proses ekspansi, berfungsi sebagai pusat ekonomi digital berkat kedekatannya dengan Singapura dan dukungan infrastruktur telekomunikasi yang memadai.

Menghadapi tantangan global, penguatan sektor digital dan pusat data menjadi penting untuk mengurangi ketergantungan pada logistik fisik yang rentan. Isu digitalisasi dan pengembangan semikonduktor juga menjadi agenda penting, baik dalam kerjasama dengan negara-negara ASEAN maupun dengan Amerika Serikat.

Setelah melakukan kolaborasi dengan Danantara Indonesia dan Arm Ltd, pemerintah menargetkan untuk mengembangkan hingga 15.000 talenta semikonduktor dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi penguatan industri digital nasional dan memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi global.

Baca Juga  Kekhawatiran Ibu Menyusui Terhadap Produksi ASI yang Tidak Stabil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *