Trinityordnance.com – Pondok Pesantren Baitul Arqom di Balung, Jember, Jawa Timur, aktif mendukung program Asta Cita pemerintah yang berfokus pada ketahanan pangan nasional. Komitmen ini dinyatakan oleh pimpinan pesantren, KH Izzat Fahd, yang mengungkapkan bahwa pendidikan bercocok tanam dan pengelolaan usaha mandiri merupakan bagian integral dari mendukung inisiatif strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Di tengah tantangan global terkait pangan, Ponpes Baitul Arqom berperan penting dalam memberikan edukasi praktis kepada para santri. Aktivitas pertanian dan peternakan yang diterapkan di lingkungan pesantren tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan, tetapi juga berkontribusi langsung pada keberlanjutan pasokan pangan lokal. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk memastikan ketahanan pangan yang stabil.
KH Izzat Fahd menjelaskan, para santri tidak hanya mendapatkan pendidikan agama, melainkan juga keterampilan dalam pertanian dan peternakan. Program ini membantu mereka memahami pentingnya produksi pangan yang mandiri dan berkelanjutan. “Hasil dari usaha ini tidak hanya memberi manfaat bagi santri, tetapi juga mendukung program Makan Bergizi Gratis yang merupakan fokus dari visi Presiden Prabowo,” ungkapnya pada Sabtu (12/9).
Dengan inisiatif ini, Ponpes Baitul Arqom berharap dapat memberikan dampak positif tidak hanya kepada para santri, tetapi juga kepada masyarakat sekitar dalam mencapai ketahanan pangan yang lebih baik. Melalui upaya pendidikan dan praktik pertanian yang berkelanjutan, pesantren ini berkontribusi dalam mewujudkan visi pembangunan nasional.