PTPN I Regional 5 Targetkan Ekspor Tembakau ke Rusia dan China

[original_title]

Trinityordnance.com – Target produksi tembakau Indonesia pada tahun ini mencapai sekitar 1,2 ton per hektare, dari luas lahan sebesar 400 hektare. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 5 mengarahkan fokus ekspansi pasar ke Rusia dan Cina pada tahun 2026. Hal ini diungkapkan oleh Region Head PTPN I Regional 5, Subagiyo, saat melakukan penanaman perdana di Kebun Ajung Gayasan, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Subagiyo menjelaskan bahwa tembakau yang ditanam akan sebagian besar dipasarkan ke Eropa. Namun, tembakau dengan kualitas grade medium ke bawah akan tetap dijual secara domestik, sesuai permintaan pasar lokal. Perluasan pasar ke Cina dan Rusia dianggap penting karena kedua negara tersebut memiliki permintaan tinggi untuk tembakau, terutama untuk rokok cerutu.

Selain itu, PTPN I Regional 5 menargetkan bahwa 30 persen dari total produksi tembakau berkualitas A akan diekspor. Dengan cuaca ekstrem yang saat ini sedang melanda, perusahaan sudah melakukan tindakan mitigasi untuk memastikan kualitas tanaman saat panen. Salah satu langkah proaktif yang diambil adalah pemupukan cair guna maksimalisasi serapan air tanah, terutama dengan curah hujan yang tinggi di awal musim tanam.

Mengantisipasi fenomena El Nino yang diprediksi akan terjadi, PTPN juga sedang membangun sistem irigasi yang lebih baik. Saluran air ini diharapkan dapat memberikan kecukupan air bagi tanaman tembakau, mengingat kebutuhan air tanaman tersebut tergolong tinggi. Naungan juga dipasang untuk meminimalkan dampak panas matahari yang bisa mengganggu pertumbuhan.

Melalui strategi ini, PTPN I Regional 5 berharap dapat meningkatkan daya saing produk tembakau Indonesia di pasar internasional dan domestik.

Baca Juga  IHSG Tertekan Akibat Pencabutan Izin Usaha Saham SDA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *