RI dan Belarus Sepakati Kesepakatan Bisnis Rp7 Triliun

[original_title]

Trinityordnance.com – Pelaku usaha Indonesia dan Belarus telah menandatangani lima Nota Kesepahaman (MoU) dengan nilai total mencapai Rp7 triliun. Kesepakatan ini dilakukan dalam rangkaian Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-8 antara kedua negara yang berlangsung di Minsk, Belarus.

MoU yang ditandatangani mencakup kerjasama antara beberapa perusahaan, antara lain PT Pupuk Indonesia yang menjalin kerja sama dengan Nedra Nezhin, serta PT Indonesia Belarus Jaya yang bekerja sama dengan OJSC Minsk Dairy Plant No. 1, Energi Complekt, OJSC Dolomite, dan Belindo Trade. Penandatanganan tersebut berlangsung bersamaan dengan pengesahan Agreed Minutes yang ditandatangani oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Deputi Perdana Menteri Belarus Viktor Karankevich.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan, Airlangga Hartarto menekankan pentingnya menerjemahkan kesepahaman yang dicapai pada SKB menjadi langkah konkret yang dapat meningkatkan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Belarus. Selain itu, Agreed Minutes diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan proyek kerja sama yang telah disepakati.

Pertemuan ini juga membahas berbagai potensi kerja sama di bidang perdagangan, investasi, industri, pertanian, ketahanan pangan, kehutanan, perbankan, kesehatan, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, olahraga, serta pariwisata. Viktor Karankevich menegaskan komitmen Belarus untuk memperdalam hubungan dengan Indonesia, terutama dalam industri, pertanian, dan teknologi.

Duta Besar RI untuk Moskow, Jose Antonio Morato Tavares, serta perwakilan dari sejumlah kementerian dan lembaga terkait turut hadir dalam acara tersebut, menunjukkan dukungan pemerintah dalam memperkuat kolaborasi ekonomi kedua negara.

Baca Juga  Real Madrid Tunjukkan Kekuatan Meski Hadapi Masa Sulit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *