Trinityordnance.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tengah mempertimbangkan rencana pembelian kembali saham (buyback) untuk menjaga kepentingan pemegang saham ditengah fluktuasi pasar saham domestik. Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menegaskan bahwa langkah strategis ini dilakukan berdasarkan kondisi perusahaan dan ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2023.
Indrieffouny menyampaikan bahwa SIG secara cermat mengamati dinamika pasar saham dan memperhitungkan langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Meskipun pasar saham saat ini mengalami ketidakpastian, ia menilai bahwa fundamental perusahaan masih kuat dan optimis akan pertumbuhan jangka panjang.
Perusahaan melakukan kajian menyeluruh untuk tetap mempertahankan momentum pertumbuhannya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. SIG juga memiliki berbagai solusi bahan bangunan yang dapat memenuhi kebutuhan sektor konstruksi, serta didukung oleh jaringan produksi dan distribusi yang luas hingga daerah terpencil.
Sebagai holding BUMN semen, SIG memiliki 51 persen saham yang dimiliki oleh Pemerintah Indonesia, serta enam anak perusahaan termasuk Semen Padang dan Semen Gresik. Keberadaan anak perusahaan ini diharapkan dapat menambah daya saing dan ketahanan usaha SIG di tengah tantangan pasar.
Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, SIG berupaya untuk terus meningkatkan kinerja dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan dalam industri semen di Indonesia.