Skema Sewa Kepemilikan Bantu Pengemudi Daring Miliki Mobil

[original_title]

Trinityordnance.com – Skema sewa kepemilikan mobil baru diluncurkan oleh Movus, menawarkan solusi bagi pengemudi daring yang kesulitan memiliki kendaraan pribadi. Movus, yang telah beroperasi di Indonesia sejak 2022, mengembangkan skema ini untuk membantu para pengemudi yang terjebak dalam kemiskinan struktural akibat menggunakan kendaraan bukan milik pribadi.

M. Rois Am, Marketing Manager Movus, mengungkapkan bahwa tujuan skema ini adalah untuk mengubah kendaraan dari sekadar alat mencari nafkah menjadi aset yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Setelah masa sewa berakhir, kendaraan akan menjadi milik pengguna, memberikan mereka kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Salah satu keunggulan dari skema ini adalah tidak adanya biaya awal, dengan tarif sewa mulai dari Rp200 ribu per hari. Selain itu, layanan “all-in” selama lima tahun termasuk asuransi, pajak, dan perawatan berkala. Pengguna juga diberikan fleksibilitas untuk beroperasi di luar kota tanpa batasan aplikasi atau wilayah tertentu, serta pilihan pembayaran yang dapat disesuaikan.

Kendaraan yang ditawarkan dalam skema ini mencakup jenis multi purpose vehicle (MPV) seperti Toyota Calya dan Avanza. Perusahaan menyatakan bahwa model ini mengambil inspirasi dari konsep langganan mobil di Jepang, namun diadaptasi untuk mendukung pengemudi daring dalam membangun aset produktif.

Layanan Movus terbuka untuk berbagai kalangan, termasuk pengemudi daring, pekerja lepas, pelaku usaha, serta individu yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Proses pendaftaran dan serah terima kendaraan diperkirakan memakan waktu sekitar dua minggu, memberikan akses yang lebih mudah bagi mereka yang membutuhkan kendaraan.

Baca Juga  Serangan Siber Guncangkan Bandara Heathrow, Rusia Terlibat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *