Teheran Siap Beri “Pelajaran Tak Terlupakan” Jika AS Menyerang

[original_title]

Trinityordnance.com – Teheran memberi peringatan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dengan ancaman akan memberikan “pelajaran yang tak terlupakan” jika AS memutuskan untuk menyerang Iran. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada hari Senin.

Ghalibaf menyatakan, jika Trump melanjutkan ancamannya terhadap Iran, para pembela negara tersebut akan menunjukkan kekuatan militer yang dapat menghancurkan dominasi AS di Timur Tengah. Ancaman ini muncul setelah Trump awal tahun lalu menegaskan dukungannya untuk melancarkan serangan apabila Iran melanjutkan program pengembangan rudal dan nuklirnya.

Sementara itu, gelombang unjuk rasa besar-besaran telah melanda Iran sejak bulan Desember lalu, dipicu oleh tingginya tingkat inflasi akibat penurunan nilai rial Iran, yang menyebabkan lonjakan harga barang. Protes semakin meningkat setelah seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan, pada 8 Januari. Hal ini membuat pemerintah Iran mengambil langkah drastis dengan memblokir akses internet.

Unjuk rasa di sejumlah kota berujung bentrokan antara demonstran dan pihak kepolisian. Ada laporan yang menyebutkan bahwa beberapa petugas keamanan dan pengunjuk rasa mengalami korban jiwa dalam kerusuhan tersebut. Gubernur Bank Sentral Iran, Mohammad-Reza Farzin, mengundurkan diri di tengah ketegangan ini.

Pada hari Senin, otoritas Iran menginformasikan bahwa situasi di negara tersebut mulai berangsur terkendali. Keterlibatan luar, terutama dari AS, terus dipandang sebagai salah satu penyebab ketidakstabilan di dalam negeri.

Baca Juga  Komugi Manju: Kue Kukus Jepang yang Dikenal untuk Arwah Leluhur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *