Trinityordnance.com – Tentara AS baru-baru ini menggelar sebuah acara makan malam dengan menu lobster dan steak, yang memicu spekulasi di kalangan publik tentang kemungkinan invasi ke Iran. Unggahan di media sosial yang menunjukkan penyajian hidangan untuk personel militer telah menarik perhatian luas dan melahirkan berbagai rumor mengenai situasi geopolitik yang kian memanas antara kedua negara.
Dalam unggahan tersebut, terlihat makanan mewah seperti steak, lobster, kaki kepiting, dan pai disajikan kepada pasukan. Banyak pihak berpendapat bahwa ini bisa dianggap sebagai “makanan terakhir” sebelum mereka dikerahkan ke zona konflik. Rumor ini semakin menguat setelah pernyataan Presiden AS, Donald Trump, mengancam tindakan militer terhadap Iran.
Salah satu orang yang memposting gambar tersebut adalah Buzz Patterson, seorang pensiunan pilot Angkatan Udara AS. Dalam unggahannya, ia menuliskan pesan yang cukup misterius, menandakan bahwa situasi saat ini mulai memanas. “IYKYK. Ini sudah dimulai,” tulisnya, menandai bahwa sesuatu yang serius mungkin akan segera terjadi.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak militer AS terkait penyajian menu tersebut sebagai sinyal akan misi berisiko, banyak netizen yang mengaitkan hal ini dengan pengiriman pasukan menuju misi yang dianggap berbahaya. Teori-teori mengenai arti dari makanan ini sudah lama beredar, terutama di masa ketegangan geopolitik yang meningkat.
Situasi ini menambah ketegangan yang sudah ada antara AS dan Iran, serta memprovokasi diskusi lebih lanjut mengenai kehadiran militer AS di kawasan tersebut.