Trinityordnance.com – Pemerintah Kota Makassar bersiap mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2026 lebih awal, yaitu antara 6 hingga 15 Maret, bertepatan dengan minggu pertama Ramadan. Kebijakan ini diambil untuk menghindari penumpukan pembayaran menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga ASN, TNI, Polri, dan pensiunan dapat lebih tenang dalam menyambut bulan suci tersebut.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar, M Dakhlan, menyatakan bahwa Pemkot sudah siap untuk melakukan pencairan. Ia menunggu petunjuk teknis dari kementerian untuk melaksanakan pembayaran. “Kesiapan anggaran sudah ada,” imbuhnya saat ditemui di Balai Kota Makassar.
Total anggaran yang disiapkan untuk THR tahun ini mencapai Rp73 miliar, mengalami peningkatan signifikan dari Rp64 miliar pada tahun lalu. Dakhlan menjelaskan bahwa kenaikan ini juga disebabkan oleh penambahan jumlah pegawai baru. Anggaran THR ini hampir setara dengan belanja gaji ASN dalam satu bulan.
Semua Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) berhak menerima THR, meskipun Dakhlan masih menunggu petunjuk lebih lanjut mengenai komponen pembayaran. Ia menargetkan agar semua THR dapat dicairkan satu hingga dua minggu sebelum hari raya.
Pemkot Makassar optimis bahwa pencairan THR dapat dilakukan tepat waktu, yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi ASN dalam mempersiapkan perayaan Idulfitri. Keputusan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung kesejahteraan pegawai di lingkungan pemerintahan.