Kejar Rp1.350 Triliun dalam Satu Malam

[original_title]

Trinityordnance.com – SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, telah menetapkan langkah ambisius dengan merencanakan Penawaran Umum Perdana (IPO) yang dapat mengumpulkan dana sebesar Rp1.350 triliun (USD75 miliar). Penetapan harga saham dilakukan pada Rabu, 3 Juni 2026, dengan harga per lembar saham ditetapkan di Rp2.430.000 (USD135), sebuah kebijakan yang dianggap tidak biasa di Wall Street.

Umumnya, penetapan harga saham dalam IPO dilakukan setelah melalui proses pencarian harga yang melibatkan minat dan tawar-menawar dari pasar. Namun, Musk tampaknya memilih cara yang berbeda dengan mengumumkan harga seminggu sebelum penawaran, sebagai bentuk tantangan terhadap konvensi yang ada.

IPO ini jika berhasil, akan mencetak rekor sebagai yang terbesar dalam sejarah. Dengan dana yang dihimpun, valuasi SpaceX diperkirakan akan melambung hingga mencapai Rp31.500 triliun (USD1,75 triliun), menempatkan perusahaan ini dalam jajaran sepuluh besar perusahaan paling berharga di bursa saham Amerika Serikat.

Roadshow kepada para investor berlangsung pada Kamis, diikuti dengan penetapan harga final yang direncanakan pada 11 Juni. Saham SpaceX dijadwalkan mulai diperdagangkan secara resmi di Nasdaq pada 12 Juni. Langkah ini tidak hanya menunjukkan ambisi besar Musk, tetapi juga menyoroti evolusi cara-cara pengumpulan dana di pasar modal. Jika rencana ini berhasil, SpaceX tidak hanya akan mendapatkan modal yang signifikan, namun juga menegaskan posisinya sebagai pelopor inovasi dalam industri luar angkasa.

Baca Juga  Thailand Siap Jalin Kerja Sama Wisata "Wellness" dengan RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *