Prabowo Menavigasi Geopolitik dalam Energi dan Logistik Perang Dingin Baru

[original_title]

Trinityordnance.com – Situasi geopolitik global saat ini menunjukkan bahwa dunia tidak berada dalam ancaman perang nuklir, melainkan mengalami ketegangan berkepanjangan. Indonesia, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, memahami bahwa perang melalui proksi kini lebih berfokus pada penguasaan sumber daya vital seperti energi, air, dan jalur logistik.

Pakar Geopolitik, Bungas T Fernando Duling, mengungkapkan bahwa kebijakan Prabowo yang berpegang pada Dasasila Bandung, di tengah konflik antara Amerika Serikat dan Tiongkok, bukan sekadar nostalgia, tetapi adalah hasil kalkulasi strategis. Ia menyatakan, ketika AS bersikap proteksionis di era Trump, Indonesia mengambil peran sebagai penyeimbang mandiri.

Fernando menambahkan bahwa Indonesia harus menghindari posisi sebagai pengikut salah satu blok, karena hal itu hanya akan membahayakan sumber daya nasional. Menurutnya, penguatan ekonomi domestik adalah langkah penting dalam menghadapi ancaman perang proksi. Indonesia sebagai eksportir batu bara terbesar di dunia harus memprioritaskan pasar dalam negeri melalui pengaturan Domestic Market Obligation (DMO), yang berfungsi sebagai senjata strategis.

Proyek pembangunan infrastruktur, seperti jalur kereta api Trans-Kalimantan, juga menjadi fokus baru dengan tujuan mendukung pengangkutan sumber daya alam. Kereta api diharapkan kembali berfungsi sebagai alat transportasi untuk pengangkutan berat, sehingga memastikan suplai batu bara untuk kebutuhan energi domestik.

Fernando Duling menekankan pentingnya membangun ketahanan energi dan logistik agar Indonesia tidak bergantung pada impor. Dengan langkah-langkah tersebut, negara diharapkan dapat memperkuat kedaulatan dan martabat di kancah internasional, terutama di tengah dinamika pertarungan sumber daya global.

Baca Juga  KPK Selidiki Arie Prabowo Terkait Dugaan Kecurangan Kerja Sama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *