Trinityordnance.com – Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada usia 54 tahun di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta, pada Sabtu dini hari pukul 00.10 WIB. Kepergian Zulmansyah disebabkan oleh serangan jantung, di mana Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengekspresikan kesedihannya atas kehilangan sosok yang dianggapnya sebagai salah satu kader terbaik organisasi.
Zulmansyah sebelumnya menghadiri acara Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di LSPR, Jakarta, pada malam hari sebelum ia meninggal. Usai acara, ia bersama beberapa pengurus PWI lainnya melanjutkan acara makan malam di Jalan Jaksa, Jakarta. Namun, sekitar pukul 21.00 WIB, ia tiba-tiba mengalami gejala serius seperti sesak napas dan muntah, yang membuatnya segera dilarikan ke rumah sakit.
Dokter di rumah sakit mendiagnosisnya mengalami serangan jantung, yang dipicu oleh riwayat penyakit jantung yang dideritanya. Meski pihak rumah sakit merekomendasikan rujukan untuk penanganan lebih lanjut, Zulmansyah dinyatakan meninggal dunia setelah beberapa jam mendapatkan perawatan.
Meninggalnya Zulmansyah menjadi duka yang mendalam bagi PWI dan komunitas pers. Ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan bersemangat dalam dunia jurnalistik. Karirnya di PWI cukup panjang dan penuh kontribusi, termasuk menjabat sebagai Ketua PWI Provinsi Riau dan Pelaksana Tugas Ketua Umum PWI di masa transisi.
Munir menyampaikan harapan agar seluruh anggota PWI, insan pers, dan masyarakat dapat mendoakan almarhum. Kepergian Zulmansyah meninggalkan kesan mendalam, terutama dalam upaya memperkuat persatuan di kalangan wartawan di Indonesia.