Trinityordnance.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengarahkan jajarannya untuk meningkatkan pengawasan keselamatan transportasi melalui pemeriksaan kelaikan atau ramp check menjelang angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Instruksi tersebut disampaikan di Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (31/10/2026), untuk memastikan semua moda transportasi, termasuk angkutan jalan, penyeberangan, kapal laut, pesawat udara, dan kereta api, memenuhi standar keselamatan dan laik operasi.
Dudy menyatakan, tujuan pemeriksaan ini adalah agar masyarakat dapat menggunakan layanan transportasi dengan aman selama periode perjalanan yang sibuk ini. “Setiap perjalanan harus dilindungi dengan keselamatan yang maksimal,” ujarnya. Ramp check berfungsi untuk mengidentifikasi potensi masalah keselamatan sebelum sarana transportasi dioperasikan.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga menyiapkan pemeriksaan kelaikan bagi kendaraan umum, terutama bus, untuk mendukung operasional angkutan Natal dan Tahun Baru. Pada tahun sebelumnya, sebanyak 112.104 ramp check telah dilakukan, jauh di atas target awal 15.000 pemeriksaan.
Dalam upaya ini, Kemenhub memanfaatkan aplikasi MitraDarat untuk pencatatan hasil ramp check secara digital, yang terintegrasi dengan data perizinan angkutan, memudahkan pengawasan dan tindakan lanjutan bagi kendaraan yang tidak memenuhi syarat.
Tak hanya di sektor darat, Kemenhub juga menjadwalkan uji kelaiklautan terhadap 2.140 kapal laut dan penyeberangan pada bulan November. Pemeriksaan akan mencakup berbagai jenis kapal dan aspek penting untuk menjamin keselamatan penumpang dan mencegah pencemaran.
Untuk transportasi udara, ramp inspection akan dilakukan di 20 bandar udara mulai 1 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027. Di sektor perkeretaapian, pemeriksaan akan dilakukan pada minggu kedua November hingga awal Desember 2026, dengan frekuensi perjalanan kereta api yang diperkirakan mencapai ribuan setiap hari selama periode tersebut.
Dudy menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan semua pemangku kepentingan agar angkutan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan lancar dan aman.