Arab Saudi Serukan Trump Utamakan Diplomasi Bukan Konflik dengan Iran

[original_title]

Trinityordnance.com – Arab Saudi mendesak pemerintah Amerika Serikat yang dipimpin Presiden Donald Trump untuk memprioritaskan diplomasi dalam hubungan dengan Iran daripada melakukan tindakan militer yang dapat memicu konflik baru. Desakan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran akan potensi serangan rudal Iran yang dapat mengancam fasilitas minyak dan energi krusial di Arab Saudi.

Permintaan Riyadh kepada Washington disampaikan setelah kunjungan Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman, ke Teheran. Dalam acara tersebut, ia didampingi oleh kepala angkatan darat Pakistan dan kepala intelijen Turki. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki upaya mediasi antara kedua negara, dengan harapan dapat mencapai kesepakatan guna menghindari konflik yang lebih luas.

Sumber resmi melaporkan bahwa Arab Saudi khawatir jika terjadi konfrontasi militer antara AS dan Iran, hal itu bisa memicu serangan balik yang akan menargetkan infrastruktur energi vital kerajaan. Oleh karena itu, Riyadh menilai penting untuk memberikan kesempatan bagi jalan diplomasi sebelum melangkah lebih jauh ke jalur ketegangan.

Di pihak lain, Iran juga telah mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima pesan dari Wakil Presiden AS, J.D. Vance, mengenai kemungkinan dimulainya kembali negosiasi antara kedua negara. Langkah ini diharapkan dapat meredakan ketegangan yang sudah berlangsung lama dan mencegah terjadinya eskalasi yang lebih parah, yang dapat berdampak luas tidak hanya bagi kawasan, tetapi juga bagi pasar energi global.

Baca Juga  Tiga Smartphone 200 MP Terbaik untuk Foto dan Video di 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *