Suahasil Pastikan Kredibilitas APBN Meski Imbal Hasil SBN Naik

[original_title]

Trinityordnance.com – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tengah kondisi meningkatnya imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) yang kini mencapai 7,64 persen. Dalam pernyataannya pada Rapat Pimpinan Nasional Kadin di Jakarta, Suahasil menyatakan pentingnya pengelolaan pembiayaan anggaran untuk memenuhi kebutuhan fleksibilitas belanja negara, menghasilkan respons yang cepat terhadap dinamika ekonomi global.

Suahasil mengungkapkan bahwa tantangan ekonomi yang dihadapi saat ini meliputi volatilitas harga komoditas dan suku bunga yang terus meningkat di berbagai negara. Oleh karena itu, APBN perlu adaptif untuk berfungsi sebagai alat yang efektif dalam menyejahterakan masyarakat dan menjaga kepercayaan publik.

Hingga 30 September 2026, pemerintah telah menarik pembiayaan utang sebesar Rp494,3 triliun, yang merupakan 59,4 persen dari total target APBN 2026 yang mencapai Rp832,2 triliun. Realisasi SBN secara neto tercatat Rp497,5 triliun, atau 62,2 persen dari target yang dimaksud. Sementara itu, pembiayaan melalui pinjaman menunjukkan angka negatif Rp3,2 triliun, berbanding terbalik dengan target pembiayaan pinjaman neto yang ditetapkan sebesar Rp32,7 triliun.

Dalam konferensi pers terpisah, Suahasil menandaskan bahwa pemerintah akan menerbitkan SBN dengan hati-hati, mempertimbangkan kondisi pasar obligasi dan situasi ekonomi global. Penyesuaian penerbitan akan dilakukan sesuai dengan kondisi pasar yang ada, untuk memastikan efisiensi biaya pembiayaan negara. Hal ini menjadi penting agar APBN tetap mampu bertindak responsif terhadap perubahan yang terjadi di dalam dan luar negeri.

Baca Juga  Jerman vs Paraguay: Paraguay Rayakan Kemenangan dengan Libur Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *