Trinityordnance.com – Volume kendaraan yang melakukan arus balik menuju Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) mengalami peningkatan signifikan, yakni mencapai 202 persen pada H+3 Lebaran, tepatnya pada Selasa, 24 Maret 2026. PT. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) menyebutkan, terdapat 64.573 kendaraan yang terpantau melintas di ruas tersebut, jauh lebih tinggi dibandingkan jumlah normal sebelumnya yang tercatat sebanyak 21.344 kendaraan.
Direktur Utama PT. JJC, Hendri Taufik, mengungkapkan bahwa peningkatan ini mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat setelah libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Arus balik ini berlangsung sepanjang hari, dari pagi hingga malam, menunjukkan antusiasme warga untuk kembali ke Jakarta.
Di sisi lain, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta juga mengalami kenaikan, dengan jumlah mencapai 33.197 kendaraan atau meningkat 57,68 persen dibandingkan hari normal yang hanya 21.054 kendaraan. Meski demikian, arus menuju Jakarta tetap mendominasi lalu lintas di ruas jalan tersebut.
Dalam mengantisipasi kemungkinan kemacetan lebih lanjut, Hendri mengimbau para pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan dengan lebih bijak. Dia juga mengingatkan tentang potongan tarif tol sebesar 30 persen yang berlaku pada 26-27 Maret 2026, guna menciptakan perjalanan yang lebih nyaman.
Kondisi lalu lintas di Ruas Jalan MBZ terpantau baik, berkat pemantauan intensif dan kesiapsiagaan petugas di lapangan. Hendri mengingatkan pentingnya keselamatan, seperti memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memperhatikan potensi perubahan cuaca yang dapat berdampak pada keselamatan perjalanan. Pengendara dianjurkan untuk mengakses informasi terkini melalui layanan darurat Jasa Marga 24 jam.